Isis yang Penuh Rasa Cinta

CULTURE

Apa yang kau ketahui tentang Isis?

Pada zaman yang dijelaskan oleh mitos Olympus, jauh sebelum adanya peradaban Yunani, peradaban manusia masih berkembang di dataran Mesir. Orang-orang Mesir pada masa itu percaya bahwa dewa-dewa berjalan diantara mereka. Memimpin mereka di setiap medan perang dan membimbing menuju jalan kebaikan dan kebijaksanaan.

Berterima kasih lah kepada Herodotus, seorang sejarawan berkebangsaan Yunani Kuno yang lahir di Turki dan hidup pada abad 5 SM yang telah melakukan perjalanan panjang ke piramida Mesir. Dalam perjalanan itu Ia menemukan literatur dan kuil tempat Mumi Osiris dimakamkan. Terdapat batu obelisk raksasa yang sengaja dibuat oleh bangsa Mesir kuno, batu ini digunakan untuk kegiatan misteri yang mereka sebut sebagai Ritus Hitam dengan tujuan mengharapkan agar mayat yang ada pada mumi tersebut bisa hidup kembali, mayat Osiris.

Osiris adalah pemburu hebat, penguasa hewan buas yang berkuasa di semenanjung Arab, Osiris adalah makhluk setengah dewa sakti mandraguna yang mampu menghalau siapa saja yang ingin menumbangkannya dari tampuk kepemimpinan. Masa kejayaan Osiris adalah masa di mana seluruh rakyat Mesir kuno hidup bahagia. Dia selalu menerima tepuk sorai warga setiap kali pulang dari pertempuran.

Dalam gaya bahasa eufemisme, nama Osiris dihubungkan dengan inseminasi “ourien” yang artinya air mani. Dalam mitos Yunani kata Osiris semakna dengan Orion yang bermakna penis yang menegang ketika usia bertambah. Hal ini musti kita jadikan peringatan bahwa ada arus seksual yang kuat dalam sejarah Mesir dan Yunani kuno.

Suatu hari Osiris menerima undangan makan malam dari saudara laki-lakinya, Seth. Beberapa orang mengatakan bahwa Osiris telah tidur bersama Nepthys, istri Seth. Apakah kabar ini membuat Seth marah dan lalu menghakimi atau bahkan perlu membunuh Osiris di tengah orang banyak karena kesalahannya?

Seth yang telah lama berniat mengambil alih kekuasaan dari Osiris mengambil kejadian ini sebagai momen penting bagi kejayaan dirinya. Setelah makan malam usai, Ia mengumuman sebuah permainan. Ia telah membuat peti yang indah seperti peti mati tapi dibuat dari kayu cedar yang banyak tumbuh di wilayah Mediterania. Emas, perak, gading, dan batu lapislazuli telah menempel pada bagian dinding peti ini, membuat siapa pun yang melihat pasti ingin memilikinya.

Permainannya adalah siapa saja yang paling pas dan rapi tidur dalam peti itu, boleh bawa pulang. Ini persis dengan cerita dari Catatan Yu Yang oleh Chi’ing-shih, sebuah buku yang ada sejak dinasti Tang di Cina tahun 860 M dan ditulis ulang oleh penulis Prancis, Charles Perrault pada 1697 dengan judul Cinderella.

Satu per satu tamu mencoba masuk ke dalam peti tapi mereka terlalu gemuk, terlalu kurus, terlalu pendek, dan terlalu tinggi hingga akhirnya Osiris melangkah masuk dan berbaring. “Pas” teriak Osiris yang tidak ada kecurigaan sama sekali dengan niat Seth saudaranya ini. Kegembiraan karena akan membawa peti berharga ini terhenti saat Seth menutup peti dengan paku-paku yang telah Ia dan antek-anteknya siapkan. Bukan cuma itu, Seth juga menaburkan cairan timah untuk memastikan tidak akan ada yang bisa membuka peti ini. Seth yang telah lama ingin menggantikan Osiris menjadi penguasa Mesir ketika itu merasa tidak punya cara lain karena dia tahu Osiris tidak bisa mati, dia tahu Osiris makhluk setengah dewa.Seth dan pengikutnya membawa peti itu ke Sungai Nil dan menghanyutkannya. Osiris telah lenyap!

Peti itu hanyut berhari-hari hingga akhirnya terdampar pada sebuah pantai yang kini kita kenal sebagai bagian dari negeri Suriah. Peti itu menyandar pada Pohon Tamarisk dan tumbuh lebat mengelilingi hingga suatu hari raja Suriah yang berkuasa mendapat kabar perihal peti berlapis timah ini. Raja meminta pasukannya untuk membawa peti itu ke karajaan dan meletakkan di kerajaan Suriah kuno.

Tahta Osiris kini dikuasai Seth. Sebagai permaisuri Osiris, Isis tak ingin dirinya terhina oleh situasi ini. Ia pergi dari kerajaan dengan menggunakan cadar yang menutupi seluruh tubuh dan wajahnya agar tak dikenali oleh pasukan Seth. Cinta yang mendalam, memberikan tekad besar pada Isis untuk mencari peti suaminya. Pencarian ini dibantu oleh Nepthys yang secara diam diam juga mencintai Osiris. Nepthys juga tentu menggunakan cadar untuk mengelabui.

Mereka berdua akhirnya mengetahui bahwa peti itu ada di kerajaan Suriah, mereka menjelaskan kepada raja dan memohon untuk membawa peti itu. Raja Suriah mengabulkan. Mereka membawa peti itu ke Chemmis, daerah di delta Sungai Nil. Isis berhasil menggunakan kekuatan sihirnya untuk membuka peti itu. Seth melalui para pembisiknya, bukan cuma manusia tapi juga jin mengetahui kejadian ini dan melakukan pengejaran. Mayat Osiris yang telah keluar dari peti akhirnya dimutilasi hingga 14 bagian dan Seth menyembunyikan ke tempat yang terpisah-pisah. Osiris telah mati!

Sang janda Isis harus kembali berangkat melakukan perjalanan. Isis mengenakan 7 cadar untuk menyembunyikan dirinya dari kaki tangan sihir Seth. Masih dibantu Nepthys. Mereka akhirnya berhasil menemukan potongan-potongan tubuh Osiris, kecuali bagian penis.

Isis dan Nephtys berniat menyatukan seluruh bagian tubuh Osiris, kecuali penis yang telah dimakan ikan Sungai Nil. Mereka membuat penis dari emas dan menempelkannya pada gulungan tubuh yang dilapisi kain linen putih dengan posisi berdiri. Inilah mumi pertama.

Ada kabar sebelum menyimpan mumi suaminya, Janda Isis bersetubuh dengan mayat suaminya dengan memegang bagian penis buatannya hingga ejakulasi.

Isis and Osiris

From: Book History of The World, Jonathan Black

 

sumber: 

  1. The Golden Bough: The Magic Art and The Evolution of Kings, Sir James George Frazer, 1890
  2. The History of The World, Jonathan Black, 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s