Bagaimana kalau tuhan itu akal sehat

FILM

Dia yang bukan hanya maha besar, maha penyayang, maha pengasih dan maha segala yang belum disebutan, bahwa Dia adalah yang maha cerdas dan mampu menjelaskan segalanya bukan cuma dengan keimanan tapi dengan ilmu pengetahuan. 

Film ini mengambil seting pada tahun 1835 di Perancis, dimana pengaruh gereja sangat yang berkuasa sat itu memaksa setiap orang untuk beriman dengan mematikan ilmu pengetahuan dan kebebasan berpikir. 

Setelah beberapa fasiltias ilmu pengetahuan dihancurkan gereka, sekelompok orang berkumpul dan ‘mengadukan’ berbagai perihal kepada roh leluhur melalui bantuan medium. Cara yang mereka lakukan cukup aneh, dengan ‘mengorbankan’ seorang medium untuk mendengarkan ‘ucapan’ dari roh leluhur.

Ajaran spiritualisme lahir sebagai protes terhadap gereja dengan lebih mendengarkan nasihat leluhur. Allan Kardec, pencetus ajaran ini mendapat tekanan dari gereja dan dipaksa untuk menyatakan bahwa doktrin spiritualisme sebagai kesalahan kepada gereja. 

Ajaran ini masih punya banyak pengikut di eropa hingga kini. 

image: Netflix.com

Materialisme adalah penderitaan, Spiritualisme adalah kemurnian. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s